Pandemi masih berlangsung dan PPKM terus diperpanjang. Bosan? Pastilah! Tapi demi kebaikan bersama, mau ga mau kita wajib patuh untuk memutus rantai penyebaran covid-19 ini. Pageblug yang terjadi di Indonesia bulan Juni-Juli 2021 kemarin membuat Jawa Tengah, khususnya Semarang, masuk zona hitam yang artinya angka penderita sangat tinggi, begitupun dengan angka kematian. Benar-benar bulan yang suram setelah Idul Fitri. Wacana pembelajaran tatap muka yang akan dilaksanakan tahun ajaran baru pun ikut tertunda dan diperpanjang satu semester lagi. Idul Adha tahun 2021 ini menjadi tahun penuh duka bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarga lain. Alhamdulillah sejak pemerintah menetapkan PPKM level 4, angka covid terus melandai. Tenda-tenda darurat mulai dibongkar dan sudah jarang terdengar suara sirine ambulans atau berita duka cita melalui WhatsApp maupun pengeras suara di masjid-masjid. Angka keterisian ICU dan tempat tidur juga terus berkurang hingga tersisa 30% saja. Semoga segera berlalu pandemi ini dan berganti musim cerah. Aamiin.
Ach…udah ya bahas masalah covid ini…serem kalau ingat yang kemarin.
Sekarang aku mau berbagi cerita nih buat para pecinta manis-manis, khususnya warga Semarang. Pasti ga asing donk sama roti Gandjelrel yang bahan dasarnya gula merah atau aren, kayu manis dan wijen ini. Nah, aku coba nih salah satu toko roti baru di Semarang, namanya Toasty Deli.
| Gandjelrel cocok untuk cemilan sore bersama teh (Doc.pribadi) |
Review sedikit mengenai asal usul roti Gandjelrel ini ya…
Awal mulanya berasal dari roti Belanda yang disebut ontbijtkoek atau roti rempah Belanda. Lalu bahan dasar roti ini dimodifikasi supaya tidak terlalu mahal dan lebih bercita rasa dengan rempah-rempah yang berasal dari Indonesia, seperti kapulaga dan kayu manis. Tekstur roti Gandjelrel biasanya agak keras dan rasanya manis. Tapiii di Toasty Deli ini teksturnya dibuat soft dan kabar gembiranya lagi kadar kolestrol di tiap irisannya adalah 0! Wow! Buat aku yang kadar kolestrol sudah di ambang batas normal ga takut kalau mau ngemil Gandjelrel ini sambil ngopi atau ngeteh. Anak-anak pun suka karena rotinya lembut dan krenyes-krenyes saat gigit wijennya yang melimpah itu.
| Gandjelrel dengan wijen melimpah (Doc.ig Toasty Deli) |
Disini kita bisa pesan ukuran roti sesuai kebutuhan. Selain roti Gandjelrel juga ada roti manis lainnya yang rasanya ga kalah enak. Anakku umur 1 tahun doyan banget bagelennya. Satu potong habis! Eh ada lagi nih yang enak, roti sisir! Paduan roti yang lembut dengan menteganya berhasil membuatku terbang melayang teringat jaman dulu suka makan roti itu untuk bekal ke sekolah. Dijamin kenyang walaupun makan 1 sisir saja.
| Selain Gandjel rel juga ada Bagelen dan roti manis lain (Doc.pribadi) |
| Gandjelrel dari Toasty Deli jadi alternatif cemilan sore hari (Doc.pribadi) |
Toasty Deli Cake & Bakery
Jl.Padma Boulevard, Tambakharjo, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang
Telepon: 0878-7111-1044
Buka Senin-Sabtu Pukul 07.00-19.00 WIB
